Broadcast
Atas Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus

MENYEMBUHKAN BANYAK ORANG

BC - Markus 3:10-11 | Thursday, 22 January 2026

Bacaan Hari ini:
1Sam.18:6-9;19:1-7
Mzm.56:2-3,9-10a10bc-1,12-13
Mrk.3:7-12

Sebab Yesus menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah." 
Markus 3:10-11

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
Saudara- saudari terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus
Bacaan injil pada hari ini memperlihatkan kepada kita bagaimana Tuhan Yesus dengan cepat menjadi pusat perhatian dan menjadi bahan perbincangan di kalangan orang-orang Israel. Tuhan Yesus juga orang baru, yang dengan cepat bisa masuk dalam jajaran orang penting dan berpengaruh di Israel, khususnya bidang keagamaan. Kehadiran Yesus ini, dengan cepat pula mempengaruhi kehidupan dan berberadaan orang Farisi dan ahli Taurat yang telah sekian lama tidak terusik. Namun sebagai orang baru, Yesus tampil dengan cara yang berbeda dan istimewa, bila dibandingkan dengan orang Farisi dan ahli Taurat. Satu dari banyak perbedaan dan keistimewaan yang ditunjukkan Yesus adalah tindakan-Nya menyembuhkan berbagai sakit dan penyakit manusia. Tetapi tindakan Yesus menyembuhkan orang dari berbagai sakit dan penyakit, tidak pernah bertujuan untuk mendapatkan pujian dan sanjungan. Yesus juga tidak pernah berusaha untuk menyaingi atau menyingkirkan peran orang-orang Farisi dan ahli Taurat, yang sudah sejak lama bertugas mewartakan Allah. Sebaliknya Yesus hanya melakukan apa yang jadi tugas-Nya.

Saudara-saudari terkasih,
Orang-orang Israel sangat tertarik dengan sosok Tuhan Yesus karena beberapa alasan. Ada yang tertarik karena Yesus hadir dengan sikap-Nya yang rendah hati. Hal ini berbeda dengan para pemimpin agama Yahudi saat itu yang cenderung menjauhkan diri dari masyarakat. Para pemimpin agama Yahudi termasuk ahli Taurat dan orang Farisi sering menempatkan diri mereka lebih hebat, lebih suci dan lebih berpengetahuan dari orang Yahudi kebanyakan. Sedangkan Yesus tampil dengan rendah hati dan berbaur dengan semua orang dari berbagai kalangan. Yesus tidak menunjukkan bahwa Dia lebih hebat, lebih suci dan lebih berpengetahuan dari orang-orang Yahudi lainnya. Kedua, Yesus menyembuhkan segala sakit dan penyakit manusia. Inilah daya tarik paling utama dari Yesus saat itu. Sebab banyak orang Yahudi yang tak mampu beli obat karena tidak kemiskinan, kini merasa terbantu dengan tindakan penyembuhan yang Tuhan Yesus lakukan secara gratis.

Saudara-saudari terkasih,
Sadar atau tidak, saat ini banyak orang yang menderita sakit khususnya sakit rohani. Tetapi anehnya, hanya sedikit manusia yang merasa dan menyadari dirinya sakit rohani. Sebagian tidak sadar bahwa mereka sakit. Sebab mata mereka telah dipengaruhi oeh hal-hal dunia dimana segala sesuatu bisa diperindah, dipercantik atau disulap. Banyak contoh yang menunjukan betapa banyaknya manusia dewasa ini yang menderita penyakit rohani. Misalnya, kita berusaha untuk bisa beli pulsa handphone dengan berbagai cara sampai pinjam uang orang lain. Tetapi saat kolekte di Gereja, kita hanya menyumbang ala kadarnya atau menyumbang asal-asalan. Hal ini terlihat sederhana dan kecil. Namun kalau kita merenungkan dengan sungguh-sungguh, kita menjadi sadar dan malu. Sebab kita bisa bayangkan, bagaimana manusia lebih peduli dengan urusan dunia daripada urusan ilahi. Kita bisa menempatkan diri kita pada posisi Tuhan. Bagaimana perasaan kita, kalau kita diabaikan orang lain. Kita tentu iri atau tersinggung ketika orang lain diperhatikan dan kita diabaikan. Maka hal ini kita kelompokan sebagai tanda manusia yang sakit secara rohani.

Saudara-saudari terkasih,
Tindakan Yesus menyembuhkan berbagai sakit dan penyakit, tidak hanya terjadi pada masa lalu, tetapi juga dapat kita alami pada masa sekarang dan masa yang akan datang. Yesus yang melakukan tindakan penyembuhan, tidak pernah berubah. Yesus tetap sama dari dahulu, sekarang sampai selama-lamanya. Kuasa Yesus yang bekerja dua ribu tahun lalu, sama sampai sekarang dan di masa yang akan datang. Yang berubah adalah iman dan keyakinan kita. Sebab semua tindakan penyembuhan yang Tuhan Yesus lakukan sangat membutuhkan iman. Sementara kenyataan menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun, semakin sedikit manusia yang percaya kepada Allah. Sebagian besar manusia lebih mengandalkan kekuatan, logika dan kemampuannya masing-masing. Memang harus diakui bahwa orang perlu percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya. Namun jangan sampai kita lupa bahwa keterbatasan manusia ada batasnya. Keterbatasan manusia ini, sebenarnya mau mengarahkan umat berman kepada Allah sumber segala kekuatan. Kita tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik tetapi juga membutuhkan kekuatan rohani


REFLEKSI:
Apakah selama ini kita sudah berusaha untuk menyembuhkan segala sakit dan penyakit yang kita derita terutama sakit rohani?

MARILAH KITA BERDOA:
Tuhan Yesus Kristus, sembuhkan kami orang yang menderita sakit, baik lahir maupun batin. Tuhan kami mohon, tambahkanlah iman kami, agar kami melihat dan percaya kepada kuasa-Nya yang mampu menyembuhkan yang sakit dan mengusir segala kekuatan jahat dari diri kami dan sesama. Doa ini kami persembahkan dalam nama-Mu, Tuhan dan pengantara kami. Amin.